PPP Djan Faridz Enggan Cabut Dukungan ke Ahok

JAKARTA, ALFIKR.CO - Meskipun Mabes Polri sudah menetapkan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok sebagai tersangka dalam dugaan kasus penistaan agama, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz enggan mencabut dukungan pada Pilgub DKI pada Pebruari 2017 mendatang. 

Alasan Djan Faridz, pasangan Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, merupak sosok pemimpin yang berjuang untuk umat Islam dan pro rakyat kecil. 

"Dukungan PPP sampai dua periode ikhlas untuk Pak Ahok dan Pak Djarot karena mereka punya komitmen pada umat Islam dan rakyat kecil," kata Ketua PPP Djan Faridz di depan puluhan pengurus DPW PPP seluruh Indonesia dalam sambutan pembukaan Silaturahmi Nasional PPP di Kantor PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016) kemarin.

Sedangkan kasus hukum yang sedang dijalani Ahok saat ini, DPP PPP enggan untuk ikut campur di dalamnya. PPP hanya fokus kepada dukungan untuk kemenangan pada Pilkad DKI mendatang. Dukungan yang diberikan kepada Ahok murni dukungan politik.

"Soal hukum Pak Ahok sudah ada polisi yang menanganinya. PPP akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan hanya untuk kemenangan beliau dan melaksanakan apa yang beliau sampaikan di atas materai," imbuh Djan.

PPP sendiri sudah membangun kontrak politik terkait dengan pembelaan Ahok kepada umat Islam. Bahkan kontrak politik itu, juga diberlakukan untuk calon kepala daerah yang lain yang direkomendasikan oleh PPP. 

"Kontrak politik PPP dengan Ahok memiliki kekuatan hukum berupa tanda tangan di atas materai. Jika tidak dijalankan, tuntut pidana dan perdata," ungkap Djan.*

Up Next

Berita Lainnya

Facebook about this post