Kiai Hamid Wahid: Era Milenial, Pers Kampus Harus Jadi Corong Demokrasi

PROBOLINGGO, ALFIKR.CO - Lembaga Pers Mahasiswa Majalah ALFIKR terpilih sebagai juara umum dalam kompetisi Media Nasional oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag RI, Kamis (23/11/17).

Prestasi tersebut sekaligus menjadi kado terindah bagi Institut Agama Islam Nurul Jadid yang tidak lama ini resmi menjadi Universitas Nurul Jadid.

Rektor Universitas Nurul Jadid (Unuja), Kiai Hamid Wahid, mengatakan senang dan bersyukur. “Ini adalah bagian dari kado terindah bagi Unuja yang baru saja diresmikan menjadi Universitas,” ujarnya pada ALFIKR.CO.

Meskipun pers pesantren berada ditengah-tengah keterbatasan fasilitas, namun ternyata bisa membuktikan prestasinya di tingkat Nasional. ''Itu, cukup membaggakan,'' katanya. Oleh sebab itu, kemenangan ini harus jadi motivasi bagi santri dan para insan pers kampus untuk terus berkarya dan berkiprah di tengah masyarakat, lebih-lebih pada agama, bangsa dan negara.

“Artinya, jika dengan keterbatasan sarana seperti sekarang bisa berpretasi, apalagi kalau ditata lebih baik lagi pasti kita bisa lebih mengembangkan hikmatnya kepada masyarakat, imbuhnya.

Di Era Milineal ini, ungkap Kiai Hamid, banyak berita-berita hoaks, penyebar kebencian dan radikalisme, yang bertebaran baik di media maya maupun cetak. Karena itu, pers kampus harus menjadi corong pemberitaan yang objektif di tengah-tengah masyarakat.

''Karena, bagaimanapun pers dalam pilar demokrasi sekarang menjadi salah satu pilar penyangga dari proses globalisasi, khususnya pers yang barada di dunia maya. Bagi santri sebenarnya merupakan wahana dakwah yang sarat-sarat kemampuannya perlu di asah terus,'' pungkas Kiai Hamid yang sekaligus mantan anggota DPR RI ini.(*)

Up Next

Berita Lainnya

Facebook about this post