KH. Moh. Zuhri Zaini: Kesuksesan Karena Ada Perubahan Menjadi Baik

PROBOLINGGO, ALFIKR.CO – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini menjelaskan bahwa santri harus menjaga kesopanan dalam bersikap kepada siapapun.

“Kalau sebelumnya berperilaku tidak sopan, pulang dari pondok tunjukkan bahwa kita harus berperilaku sopan baik dalam berpakaian” jelas beliau saat memberikan Tausiyah kepada santri di Masjid Jami’ Pondok Pesantren Nurul Jadid Senin (20/05/19) kemarin.

Beliau juga menuturkan, kesopanan dalam berpakaian adalah seluruh muslim, bukan hanya identitas santri.

“Bisa saja menutupi aurat, tapi pakaiannya tidak sopan menurut pandangan masyarakat. Sekarang banyak kita lihat, pakai celana hanya sampai di lutut, itu memang bagi laki-laki auratnya tertutup tapi itu tidak sopan. Apalagi bertamu ke orang, pergi ke toko atau pasar saja tidak baik bagi santri”.

Selain itu, lanjut beliau, santri dituntut untuk bertutur baik kepada orang tua dan anggota keluarga lainnya. “Kita harus menghormati beliau dengan kata-kata yang sopan, istilahnya memakai tata karma”.

Disamping itu, santri juga harus menjaga pergaulan agar tidak terseret dalam hidup yang tidak baik. Kendati demikian, santri tidak boleh menutup pertemanan.

“Kalau sekiranya pertemanan itu menyeret pada hal-hal negatif, kita berupaya untuk menghindari, ini bukan sifat sombong, kita hanya menjaga diri supaya tidak terseret pada perilaku yang negatif”.

Oleh karena itu, menurut beliau, santri yang berlibur harus mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan positif.

Tidak hanya itu, beliau juga mengingatkan, nantinya organisasi santri yang ada di daerah-daerah seperti seperti Forum Komunikasi Santri (FKS) menjaga tata tertib santri pada waktu pelaksanaan kegiatan, baik pengajian, buka bersama yang diikuti oleh santri putra dan putri.

“Karena pengalaman yang lalu sering dengan alasan melaksanakan kegiatan itu, terjadi pelanggaran tata tertib antara putra-putri boncengan, ini ada laporan dari alumni. Jadi para santri, khususnya yang aktif di organisasi FKS, nanti banyak para alumni yang mengawasi kalian. Kalau terjadi pelanggaran tata tertib, ini akan dibekukan FKS-nya. Oleh karena itu jaga baik-baik tata tertib santri”

Beliau berpesan, agar tata tertib yang sudah disampaikan oleh pengurus supaya betul-betul diperhatikan. Sebab sukses dalam belajar, bukan sekedar mendapat nilai yang baik, dan lulus ujian akhir.

“Tetapi itu merupakan sebagian dari pada kesuksesan, tentu kesuksesan sebenarnya apabila kita berubah dari berperilaku yang tidak baik menjadi baik” pesannya.

Up Next

Berita Lainnya

Facebook about this post