Sarasehan Intelektual Nahdlatul Ulama

PAITON, ALFIKR.CO- Sarasehan Intelektual Nahdlatul Ulama (NU) mengusung tema "Meneguhkan Posisi NU Sebagai Kekuatan Civil Society". Bertempat di Auditorium Madrasah Aliyah Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Sabtu (30/11).

Turut hadir sebagai pembicara KH Imam Aziz, Prof Ach. Muzakki, dan Prof M. Mas'ud Said. Kegiatan tersebut bagian dari Side Event Musyawarah Kerja Wilaya (Muskerwik) ke-I PWNU Jawa Timur.

Menurut Ketua Panitia Sarasehan, Listiyono Santoso, kegiatan sarasehan diadakan berangkat dari proses evaluasi reposisi NU yang vis a vis dengan negara. Karena banyak elit-elit NU yang menjadi bagian dari negara.

Walaupun, tema meneguhkan posisi NU sebagai kekuatan civil society merupakan isu lama, tapi menurutnya  masih tetap relevan untuk mengigatkan kembali posisi NU. "Karena kalau negara begitu kuat, tanpa ada kekuatan sipil yang menggimbangi akan berbahaya," katanya.

Dengan diadakan kegiata ini, diharapkan NU harus mampu menguhkuhkan posisinya sebagai masyarakat sipil yang madiri dan berdaya saing di depan negara. "NU juga harus mampu bersinegri dengan negara, dalam rangka membangun kemaslahatan umat," tandasnya.

Up Next

Berita Lainnya

Facebook about this post